Pasca OTT KPK Muncul Nama Paman Birin, Guru Wildan, Roy Sekdaprov





BANJARBARU - OTT oleh KPK beberapa hari lalu di Banjarbaru belakangan memunculkan spekulasi yang menyertakan nama orang-orang besar sekelas Paman Birin dan Guru Wildan hingga Sekdaprov Roy Rizali A.

Paman Birin dispekulasikan karena dalam rombongan tersangka ada ajudan Paman Birin AFA beserta istrinya WRF. Sementara kenapa Guru Wildan ikut-ikutan dibahas dalam perbincangan kasus, karena ada menantunya berinisial A yang juga ikut diamankan.

Bahkan, kediaman Paman Birin juga kantornya juga ikut digeledah tim KPK hingga Selasa (8/10/2024). Kemarin awak media sempat meliput kediaman Guru Wildan di Martapura Kalsel, namun tak ada aktivitas tim KPK di sana.

Tak hanya itu ruang kerja Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar turut digeledah tim KPK yang dikawal puluhan aparat Brimob Polda Kalsel bersenjata lengkap.

Menariknya, sejumlah desas-desus menyebutkan, AS dan jajarannya di PUPR Kalsel mustahil bertindak ceroboh menerima gratifikasi dari kontraktor jika tidak ada tekanan dari Paman Birin.

Sumber lain menyebutkan, AS pernah mengakui menukar tambah mobil Guru Wildan juga atas arahan Paman Birin yang sekarang masih menjabat Gubernur Kalsel.

Ada apa orang dekat Guru Wildan juga ikut-ikutan ter-OTT juga menarik. Isu yang beredar menyebut, menantu itu datang juga atas suruhan mertua. 

Kabar makin berhembus kencang setelah ada beredar di berbagai medsos berupa copy surat berkop KPK yang menyebut Paman Birin ikut jadi tersangka.

Adapun nama Roy Sekda Kalsel ikut ada dalam OTT karena diduga terdeteksi mengirim SMS ke oknum tertentu yang terkena OTT perihal bagaimana nasib jatahnya, di dalam miliaran uang hadiah tersebut.

Sebelumnya, terungkap sudah sejumlah nama yang terkena operasi tangkap tangan oleh KPK di Kalsel pada Minggu (6/10/2024) malam.

Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalsel, AS dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, YE.

KPK juga membawa ajudan Gubernur Kalsel, AFA bersama istrinya, WRF dan satu orang berinisial A.

Nama terakhir diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Dinas PUPR Kalsel sekaligus menantu dari Tuan Guru Wildan, ulama yang belakangan sering mendampingi Paman Birin dalam berbagai kegiatan.

Hingga Senin (7/10/2024) malam, KPK telah mengamankan enam orang, empat di antaranya adalah penyelenggara negara dan dua sisanya dari kalangan swasta.

“Kami mengamankan lebih dari Rp10 miliar, masih dalam proses hitung,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, dikutip dari Antara, Senin (7/10/2024).

Uang tersebut diduga adalah uang suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Kalsel.

Enam orang yang dibawa KPK tiba di gedung Merah Putih pada Senin (7/10/2024) malam. Melansir detikcom, tidak ada komentar yang keluar dari empat orang tersebut. Mereka terlihat juga telah mengenakan baju tahanan KPK.

Jubir KPK Tessa Mahardhika Sugiarto sebelumnya mengatakan enam orang yang diamankan terkait OTT di Kalsel ini akan menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Pihak KPK dijadwalkan akan mengumumkan hasil OTT di Kalsel pada Selasa (8/10) hari ini.

“Tadi saya sudah sampaikan, perjalanan membutuhkan waktu. Kalau sudah selesai semua, tentunya insyaallah besok kita akan sampaikan update-nya lebih lengkap,” kata Tessa. 
(Tim/interaksi)

Komentar

Apk Penterjemah

Advertorial Post